in Internet

Optimasi Off-Page Dengan Memperhatikan 8 Kriteria Backlink Berkualitas Ini

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Optimasi Off-page dengan backlink berkualitas
Source : http://www.yourprescriptionforsuccess.com

Optimasi Off-page memang sangat diperlukan untuk menaikkan SERP (Search Engine Results Page), dan salah satunya dengan Backlink Berkualitas. Mengapa optimasi off-page sangat berkaitan dengan backlink?

Ini dikarenakan berbagai perubahan yang terjadi pada algoritma Google memaksa para pemilik website yang menggantungkan trafik blog atau situs dari search engine untuk terus belajar menemukan jenis optimasi yang tepat dan sesuai agar bisa menaikkan posisi web mereka ke tempat yang lebih baik di halaman mesin pencarian.

Namun terkadang beberapa dari pemilik website, menggunakan jalan pintas seperti Black Hat SEO berbahaya untuk kelangsungan situs. Juga ada yang menggunakan backlink massal dengan menggunakan software otomatis, namun sudah banyak ditinggalkan, karena walaupun bisa menaikkan peringkat situs dengan cepat alias instant di hasil pencarian, cara ini juga sangat rentan terdeteksi oleh algoritma Google dan bisa berakibat fatal, yaitu penurunan rank di search engine (hampir untuk semua keyword) sampai dengan hukuman deindex (jika spamming backlink secara brutal).

Algoritma Google untuk menagani masalah optimasi backlink yang berlebihan ini dikenal dengan sebutan Google Penguin. Beberapa tahun terakhir, algoritma tersebut sudah mengakibatkan banyak korban berjatuhan terutama pada pemilik website yang membangun situsnya dengan jenis backlink spamming, massal, dan berkualitas rendah.

Agar dapat menghindari amukan Google Penguin, banyak webmaster beralih dari model backlink massal dengan kualitas rendah ke backlink manual dengan kualitas tinggi (Backlink Berkualitas).

Yang menjadi masalah, tidak banyak yang tahu mengenai kriteria dari backlink yang dianggap berkualitas di mata Google dan dimana dapat mencari sumber backlink gratis tersebut. Terutama bagi mereka yang baru masuk ke dalam dunia internet marketing dan masih belum mengerti dalam masalah SEO.

Oleh karena itu, Ilmugram membuat tulisan tentang 9 Macam Backlink Berkualitas Terbaik yang dapat kamu jadikan acuan dalam optimasi off-page berikut dengan penjelasannya di bawah ini.

1. Harus Relevan

Alasan backlink haruslah relevan adalah karena link macam ini terlihat lebih natural bagi search engine. Dari segi pengalaman pengguna (User Experience), link di situs yang relevan juga tidak mengganggu pengunjung, bahkan sangat mungkin mendapatkan klik yang tentu saja menjadi sumber trafik (kunjungan).

2. Contextual Links

Contextual links adalah links yang berada di dalam konten (artikel). Alasan backlink macam ini termasuk berkualitas tinggi adalah karena links yang ada dalam artikel biasanya related atau relevan dengan isi konten (topik). Dan sudah dijelaskan di kriteria pertama, link topik yang relevan sangat disukai mesin pencari.

3. High PR (DA PA)

Google memberikan hadiah ke sebuah website yang authority dan kepercayaannya tinngi  dengan Pagerank, semakin tinggi pageranknya tentu semakin tinggi authoritynya. Kemudian, backlink yang berasal dari domain dengan Pagerank Tinggi pun tentunya punya kualitas yang lebih bagus dibandingkan pada situs dengan PR yang rendah.

Dikarenakan pagerank tidak update lagi sejak tahun 2012, maka penilaian Authority web dapat dilakukan dengan memakai alternative DA PA ( Domain Authority dan Page Authority) dari Moz. Metric TF (Trust Flow) dari Majestic SEO pun bisa juga kamu pakai. Patokan nilai yang dipakai algoritma Moz dan Majestic untuk mengukur authority suatu situs tetaplah sama, semakin tinggi nilainya maka semakin baik.

4. Umur Domain

Jika sebuah web authority nya tinggi, biasanya sih umur domain dari situs itu juga sudah tua alias lama. Jarang ada situs web yang bisa mendapatkan PR4 atau PR5 dalam hitungan bulan (kecuali untuk web yang domainnya berasal dari domain drop, redirect atau palsu).

Kelebihan dari situs yang berumur biasanya cepat terindex. Walaupun web berumur belum tentu authority nya tinggi, dengan memiliki backlink dari domain jenis ini penulis rasa lebih aman dibandingkan backlink dari website-website bayi atau muda dikarenakan index belum stabil.

Namun kamu harus berhati-hati, jangan asal beli domain berumur karena belum tentu domain tersebut bagus dijadikan sumber backlink. Cek dan recek terlebih dahulu sejarah webnya (Pakai Web Archive), mulai dari tampilan sampai histori backlink nya (Pakai Ahrefs). Pastikan situs tersebut belum pernah dipakai untuk kegiatan spamming.

5. Trafik Tinggi

Banyak yang mengatakan, “Google Follow People”. Link yang berada di website dengan trafik tinggi mempunyai kualitas yang bagus dibandingkan links yang ada di website dengan trafik rendah, dikarenakan links yang berada di website dengan trafik tinggi lebih berkemungkinan mendapatkan klik dari visitor.

6. Low Outbound Links

Hal ini berkaitan dengan Link Juice. Mendapatkan backlink melalui outbound link (link keluar) yang lumayan banyak dapat mengurangi efektivitas backlink tersebut karena akan terbagi-bagi dengan link-link yang lain dalam satu halaman yang sama.

Sebaliknya, low outbound links yang di dapat dari halaman ini jauh lebih powerfull dikarenakan Link Juice nya langsung masuk ke situs kamu tanpa perlu terlalu banyak terbagi-bagi ke link yang lain.

Jika sering mendapatkaan backlink dari website dengan outbound links yang melimpah juga cukup berbahaya bagi situs kamu karena high outbound links sangat rentan dianggap sebagai laman spam.

7. Dofollow Attribute

Dofollow adalah link yang dianggap google sebagai sebuah ‘vote’ kepada situs, sedangkan nofollow tidak. Jadi, jika kamu menerima banyak backlink berkualitas dengan 6 kriteria diatas namun linknya ternyata nofollow, maka kamu akan rugi.

Ada yang mengatakan nofollow tetap dianggap sebagai sebuah backlink, ada yang mengatakan tidak. Menurut penulis, link ada kemungkinan tetap dihitung, namun kemungkinannya kecil.

8. Link Satu Arah

Link satu arah atau bahasa kerennya One Way Links. Beberapa tahun belakanan link exchange (tukar link) antar sesama pemilik web merupakan ativitas yang biasa dan sering terjadi. Aktivitas ini cukup efektif untuk menaikkan Pagerank dan memperkuat backlink dari website yang melakukan exchange.

Namun, sekarang di algoritma Google reciprocal link semacam ini sudah berkurang niali nya (Mungkin karena banyak yang menyalahgunakan).

One Way Links (link satu arah) ke webstie kita itu lebih baik daripada two way links (link dua arah) seperti model tukar link / exchange. Karena kita mendapatkan backlink (+) tanpa harus membalas backlink (-).

Dengan memperhatikan 8 kriteria diatas dalam pencarian backlink, maka website kamu akan mudah berasing di SERP daripada jika kamu asal mengambil backlink tanpa memperhatikan segi kualitas nya.

Demikian pembahasan terkait optimasi off-page, saran penulis ingat selalu kriteria-kriteria backlink diatas. Semoga setelah membaca ini dan kamu memperhatikan backlink yang berkualitas tersebut, website kamu akan mudah muncul di SERP.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
BAGIKAN :

Related Posts

Chocoscience
Written By:

Chocoscience adalah maskot dari situs ilmugram. "Choco" yang berarti cokelat, dikarenakan ketika sedang memikirkan nama blog. Penulis lupa jika sedang membuat cokelat panas dan menyebabkan gagang panci terbakar. Dan "Science" yang berarti Ilmu Pengetahuan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *