in Software

Sistem Operasi LINUX, Kenali Si Penguin Yang Aman Dari Virus Berbahaya

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Sistem operasi linux aman dari ransomware
Source : https://www.pcrevue.sk/

Sistem operasi Linux kini tidak bisa dipandang sebelah mata. Fitur yang makin lengkap, ditambah dukungan komunitas yang solid, makin meninggikan nilai Linux dalam persaingan sistem operasi dunia. Kalau dulu perusahaan hanya mengimplementasikan Linux untuk server, sekarang makin banyak perusahaan dan institusi yang mengimplementasikan Linux sebagai sistem opersai di komputer-komputer desktop.

Popularitas Linux di komputer desktop memang masih kalah dibanding Windows. Saat ini banyak pengguna yang menjadikan Linux hanya sebagai sistem operasi alternatif. Meski begitu, popularitasnya terus menanjak seiring makin beragamnya fitur yang ditawarkan, dan antarmuka yang makin ramah pengguna.

Selain itu sistem operasi ini bisa didapatkan secara gratis, tapi tetap bisa diandalkan sebagai sistem operasi desktop penunjang pekerjaan sehari-hari, serta aman dari segala macam virus, spyware, malware, dan ransomware yang sedang meresahkan masyarakat dunia yaitu “wanna cry“.

Keberadaan Linux sebagai sistem operasi sumber terbuka (open source) menjadi salah satu pendongkrak popularitas Linux di dunia. Karakteristik ini memberi keleluasaan bagi pengguna untuk mengkases kode sumber (source code), sehingga kamu bisa melakukan modifikasi sistem agar sesuai dengan kebutuhan. Terlebih karena sistem operasi Linux ini bisa didapat secara gratis, tak heran jika banyak individu maupun institusi yang memilih Linux, agar bisa menekan anggaran belanja lisensi software.

Keberadaan Sistem Operasi Linux di Indonesia

Di Indonesia sendiri, dukungan terhadap Linux dan aplikasi sumber terbuka sangatlah nyata. Para pengguna Linux banyak yang membentuk komunitas pengguna, baik yang berbasiskan daerah/kawasan, maupun berbasiskan distribusi (distro) Linux yang diminati.

BACA JUGA : 5 Distro Linux Buatan Indonesia

Selain itu, banyak pengguna membuat distro baru dengan identitas Indonesia yang sangat kental, seperti Blankon, dan Blandit. Pemerintah juga telah mencanangkan gerakan Indonesia Goes Open Source (IGOS), sebagai upaya menggalakkan penggunaan aplikasi sumber terbuka di kalangan pemerintah dan masyarakat yang lebih luas.

Transformasi Linux yang sedemikian rupa telah menjadikan sistem operasi yang makin diperhitungkan. Menguasai Linux menjadi penting artinya, mengingat makin banyak perusahaan maupun institusi yang mesyaratkan kemampuan pengoperasia Linux bagi para calon pegawai.

Linux juga menjadi sistem operasi di berbagai perangkat, mulai telepon selular, smartphone, mainframe, dan superkomputer. Jadi bisa dibilang meski masih menjadi alternatif, Linux telah menduduki posisi penting dalam persaingan sistem operasi di dunia. Dan bukannya tidak mungin suatu saat nanti Linux akan jadi sistem operasi yang sama dominannya seperti Microsoft Windows.

Evolusi  Linux a.k.a Si Penguin

Linux merupakan sistem operasi varian Unix yang diadopsi dari Minix. Sistem operasi berlogo pinguin bernama “Tux” (Singkatan dari Torvalds.Unix), bersifat open source yang dapat didesuaikan dengan kebutuhan kita.

Linux tidak langsung muncul dengan fitur dan antarmuka yang ramah pengguna seperti sekarang. Tak heran jika awalnya hanya pengguna komputer dengan kemampuan teknis memumpuni yang mampu menjalankan Linux. Eksistensi Linux di komputer desktop baru terjadi beberapa tahun belakangan, dan makin populer terutama sejak kemunculan distro Ubuntu dan pertumbuhan perangkat komputasi mini seperti netbook dan smartbook.

Pengkemasan Sistem Operasi Linux

Linux biasanya dikemas dalam sebuah format yang dikenal sebagai Linux distribution  (disingkat distro), baik untuk desktop maupun server. Distro Linux biasanya membundel kernel (inti) Linux beserta semua software pendukung yang dibutuhkan untuk menjalankan komputer, seperti bebragai utility, library, X Window System, desktop environment seperti GNOME dan KDE, serta Apache HTTP Server.

Ragam Distro Linux terus bertambah, dan berkembang sangat pesat. Sejumlah distro sangat familiar di kalangan pengguna Linux di antaranya Ubuntu, SuSe, Fedora, Debian, Slackware, Redhat, dan lain sebagainya. Masing-masing distro menwarkan kelebihan dan spesialisasi tersendiri. Kita bisa mengamati distro-distro Linux melalui situs www.distrowatch.com

Dari situs ini kita bisa melihat bahwa Ubuntu ada di jajaran teratas distro-distro Linux yang paling banyak digunakan.

Asal Mula Nama Linux

Linus Torvalds, Penemu sistem operasi linux
Source : https://upload.wikimedia.org

Nama Linux diambil dari nama pembuat kernel Linux (inti sistem operasi), Linus Torvalds, seorang pembuat software dari Finlandia. Torvalds awalnya menamai kernel buatannya dengan nama Freax (perpaduan antara “free”, “freak”, dan huruf “x” yang erupakan penanda bahwa sistem tersebut merupakan varian dari Unix).

Akan tetapi nama Freax tidak pernah menyebar luas. Rekan Torvalds yang bernama Ari Lemmke, seorang admin FTP server dimana kernel tersebut di-host pertama kali, menamai direktori milik Torvalds dengan linux. Sejak saat itu, kernel tersebut dikenal sebagai Linux, lalu bertahan dan berkembang hingga sekarang.

Saat ini aplikasi-aplikasi desktop yang bisa dijalankan di komputer Linux beragam jenisnya, sehingga memudahkan penggunaan. Aplikasi tersebut meliputi web browser Mozzila-Firefox, Aplikasi perkantoran OpenOffice.org, aplikasi pengolah gambar GIMP, aplikasi instan messaging Pidgin, dan lain sebagainya.

Demikian pengenalan singkat mengenai sistem operasi Linux. Semoga dapat berguna untuk kamu semua. Terima kasih telah membaca. Jangan lupa membagikan artikel ini agar teman kamu juga tahu.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
BAGIKAN :

Related Posts

Chocoscience
Written By:

Chocoscience adalah maskot dari situs ilmugram. "Choco" yang berarti cokelat, dikarenakan ketika sedang memikirkan nama blog. Penulis lupa jika sedang membuat cokelat panas dan menyebabkan gagang panci terbakar. Dan "Science" yang berarti Ilmu Pengetahuan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *