in Hardware

Mengenal Harddisk Komputer Lebih Jauh

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Pada artikel sebelumnya, penulis telah membahas secara detil terkait komponen-komponen komputer. Penulis membuat artikel terkait harddisk guna melengkapi pembahasan tersebut. Langsung saja ke topik harddisk.

Harddisk adalah tempat penyimpanan data dan dokumen serta tempat penyimpanan system OS dan aplikasi program yang di instal. Harddisk memiliki peran yang sangat penting, seperti menyimpan data-data sistem dan data-data pribadi.



Komponen Harddisk

Hardisk Komputer
Source : http://netacad.com

 

Tentu hardisk adalah suatu gabungan dari beberapa bagian komponen, apa saja komponen-komponen tersebut?

a. Platter

Berbentuk sebuah pelat atau piringan yang berfungsi sebagai penyimpanan data.
Dalam piringan, terdiri dari beberapa track, dan beberapa sector, dimana track dan sctor ini adalah tempat penyimpanan data serta file system.

b. Spindle

Suatu poros untuk meletakkan platter. Poros ini memiliki sebuah penggerak yang berfungsi untuk memutar pelat harddisk yang disebut dengan spindle motor. Spindle ikut berperan dalam menentukkan kualitas harddisk karena makin cepat putarannya maka makin bagus kualitas harddisknya.

c. Head

Piranti yang elektromagnetik yang ditempatkan pada permukaan pelat dan menempel pada sebuah slider.Slider melekat pada sebuah tangkai yang melekat pada actuator arms.Actuator arms dipasang mati pada poros actuator oleh suatu papan yang disebut dengan logic board.

Oleh karena itu, saat harddisk bekerja tidak boleh ada guncangan atau getaran, karena head dapat bergeser ke piringan harddisk sehingga menyebabkan bad sector serta dapat merusak head harddisk sehingga harddisk tidak dapat lagi membaca tract dan sector dari harddisk.

Fungsi head adalah untuk membaca data pada permukaan pelat dan merekam informasi ke dalamnya.

d. Logic Board

Logic Board merupakan papan pengoperasian pada hardisk, dimana pada logic Board terdapat Bios Hardisk sehingga hardisk pada saat dihubungkan ke Mother Board secara otomatis mengenal hardisk tersebut, seperti Maxtor, Seagete dll.

Selain itu, Logic Board juga tempat switch atau pendistribusian Power Supply dan data dari Head Hardisk ke mother Board untuk ki kontrol oleh Processor.

e. Actual Axis

Poros untuk menjadi pegangan atau sebagai tangan robot agar Head dapat membaca sctor dari hardisk.

f. Ribbon Cable

Penghubung antara Head dengan Logic Board, dimana setiap dokumen atau data yang di baca oleh Head akan di kirim ke Logic Board untuk selanjutnya di kirim ke Mother Board agar Processor dapat memproses data tersebut sesuai dengan input yang di terima.

g. IDE Connector

Kabel penghubung antara hardisk dengan matherboard untuk mengirim atau menerima data. Sekarang ini hardisk rata-rata sudah menggunakan system SATA sehingga tidak memerlukan kabel Pita (Cable IDE).

h. Setting Jumper

Fungsi dari Setting Jumper untuk menentukkan kedudukkan harddisk tersebut.

i. Power Connector

Merupakan sumber arus yang langsung dari power supply. Power supply pada harddisk terdiri dari dua bagian, antara lain :

  1. Tegangan 12 Volt, berfungsi untuk menggerakkan mekanik seperti
    piringan dan Head.
  2. Tegangan 5 Volt, berfungsi untuk mensupply daya pada Logic Board
    agar dapat bekerja mengirim dan menerima data.

Metode Baca / Tulis

bagian harddisk
Source : http://netacad.com

1. Pengaksesan harddisk untuk melihat dan menentukkan di lokasi sebelah mana informasi yang dibutuhkan di dalam ruang harddisk.

2. Pada aplikasi yang kita jalankan, Sistem Operasi serta sistem BIOS dan juga driver – driver secara khusus bekerja bersama sama untuk menentukkan bagian mana dari harddisk yang harus di baca.

3. Harddisk akan bekerja dan memberikan informasi di mana data/informasi yang dibutuhkan tersedia, sampai kemudian menyatakan, “Informasi yang ada di track sekian sektor sekianlah yang kita butuhkan.” Nah pola penyajian informasi yang diberikan oleh harddisk sendiri biasanya mengikuti pola geometris.

4. Pola geometris di sini adalah sebuah pola penyajian informasi yang menggunakan istilah silinder, track, dan sector. Ketika informasi ditemukan, akan ada permintaan supaya mengirimkan informasi tersebut melalui interface harddisk untuk memberikan alamat yang tepat (sektor berapa, track berapa, silinder mana) dan setelah itu informasi/data pada sector tersebut siap dibaca.

5. Pengendali program yang ada pada harddisk akan mengecek untuk memastikan apakah informasi yang diminta sudah tersedia pada internal buffer yang dimiliki oleh harddisk (biasanya disebut cache atau buffer).

6. Bila sudah oke, pengendali ini akan menyuplai informasi tersebut secara langsung, tanpa harus melihat lagi ke permukaan pelat itu karena seluruh informasi yang dibutuhkan sudah dihidangkan di dalam buffer.

7. Dalam banyak kejadian, harddisk pada umumnya tetap berputar ketika proses di atas berlangsung. Namun ada kalanya juga tidak, lantaran manajemen power pada harddisk memerintahkan kepada disk untuk tidak berputar dalam rangka penghematan energi. Papan pengendali yang ada di dalam harddisk menerjemahkan instruksi tentang alamat data yang diminta dan selama proses itu berlangsung, ia akan senantiasa siaga untuk memastikan pada silinder dan track mana informasi yang dibutuhkan itu tersimpan.

8. Nah, papan pengendali ini pulalah yang kemudian meminta actuator untuk menggerakkan head menuju ke lokasi yang dimaksud. Ketika head sudah berada pada lokasi yang tepat, pengendali akan mengaktifkan head tersebut untuk melakukan proses pembacaan. Mulailah head membaca track demi track untuk mencari sektor yang diminta. Proses inilah yang memakan waktu, sampai kemudian head menemukan sektor yang tepat dan kemudian siap membacakan data/informasi yang terkandung di dalamnya.

9. Papan pengendali akan mengkoordinasikan aliran informasi dari harddisk menuju ke ruang simpan sementara (buffer, cache). Informasi ini kemudian dikirimkan melalui interface harddisk menuju sistem memori utama untuk kemudian dieksekusi sesuai dengan aplikasi atau perintah yang kita jalankan.

Performa (Kecepatan, Ketahanan, Akurasi)

1. Kecepatan

Kecepatan putar yang dimaksud adalah berapakah kecepatan berputarnya piringan harddisk per menit. Satuan kecepatan putar ini adalah rpm (rotation per minutes). Setiap harddisk memiliki kecepatan putar yang bervariasi. rata-rata harddisk sekarang putarannya adalah 7200 sampai dengan 10.000 rpm.

2. Ketahanan

Kebanyakan fotografer umumnya saat ini menyimpan file fotonya di harddisk walaupun sebenarnya resiko kehilangan foto di HDD ini cukup besar.

Hal ini disebabkan beberapa hal antara lain daya tahan harddisk cukup rendah sekitar 3-4 tahun saja bahkan bisa lebih rendah jika penanganan atau kebiasaan menggunakan harddisk yang buruk, rentan terhadap kerusakan karena guncangan atau benda-benda magnetik (piringan magnetis di dalam harddisk sensitif terhadap magnet).

Oleh karena itu sekalipun memiliki portabilitas yang tinggi, harddisk tetap harus diperlakukan dengan hati-hati.

Kapasitas

Kapasitas merupakan kemampuan harddisk untuk menyimpan data. Satuan dari kapasitas ini adalah byte. Sekarang ini, rata-rata harddisk baru memiliki kapasitas sebesar 40 Giga byte. Untuk mengetahui maksud dari kapasitas lebih lanjut, perhatikan pengertian byte sebagai berikut :

* Bit = nilai 0 atau 1 padasistem digital.
* 1 byte = 8 bit atau anggap saja sama dengan satu huruf/karakter.
* 1 kilo byte = 1000 byte.
* 1 Mega byte = 1000 kilo byte
* 1 Giga byte = 1000 mega byte.

Jadi jika harddisk kita memiliki kapasitas 10 giga byte, berarti harddisk tersebut memiliki kemampuan untuk meyimpan data sebanyak 10 x 1000 x 1000 x 1000 karakter.

Perkembangan

Harddisk berkembang sangat pesat dimulai pada tahun 1997. Itu ditandai dengan adanya Giant Magnet Resistance (GMR) yang ditemukan oleh Peter Gurnberg, dengan DTTA-351680, IBM dapat mengatasi batasan kapasitas 10GB.

Pada tahun 2001, Maxtor mengeluarkan harddisk Maxtor VL40 32049h2, dengan kapasitas 20 GB. HDD ini termasuk berukuran besar di kala itu.

Pada tahun 2004, Seagate meluncurkan Hard disk SATA pertama dengan Native Command queing. kapasitas HD ini sudah mencapai 120GB. Dibandingkan dengan 3 tahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hingga 6 kali lipat.

Perkembangan Harddisk terus melaju dan kini setahun setelahnya, tepatnya pada tahun 2005 Samsung memperkenalkan sebuah hybrid hard disk 2.5 inci, HD ini menggunakan komponen mekanis magnetis dan NAND flash memory yang berfungsi sebagai buffer yang cepat.

Pada tahun 2006 Seagate meluncurkan Penperdicular Recording, Momentus 5400.3 sebuah HD 2.5 inci, berkapasitas 160 GB yang menggunakan teknik vertical rebording.
Pada tahun 2007 Hitachi meluncurkan DeskStar 7K1000 Harddisk Terabyte pertama ke pasaran, dengan kapasitas 1000GB, atau 1 TeraByte. Dibanding pada setahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hampir 10 kali lipat.

Pada tahun 2010-. sekarang Solid State Drive (SSD) yang tidak berisik, hemat daya, cepat dan sangat handal, merupakan kriteria HDD masa depan. SSD dengan kapasitas paling besar saat ini berukuran 256GB. Namun, SSD memiliki kekurangan yang terletak pada masalah harga yang sangat mahal dibandingkan HDD.

Para Ahli memprediksi bahwa masih dibutuhkan sekitar 5 tahun sampai SSD dapat menyamai kapasitas HDD konvensional dengan harga yang sama.

Demikian pembahasan kali ini seputar Harddisk Komputer, termia kasih dan sampai bertemu pada artikel-artikel berikutnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
BAGIKAN :

Related Posts

Chocoscience
Written By:

Chocoscience adalah maskot dari situs ilmugram. "Choco" yang berarti cokelat, dikarenakan ketika sedang memikirkan nama blog. Penulis lupa jika sedang membuat cokelat panas dan menyebabkan gagang panci terbakar. Dan "Science" yang berarti Ilmu Pengetahuan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *